RSS

Mencegah Anemia Sejak Dini

15 Jan

Mencegah Anemia Sejak Dini – Penyakit anemia (kurang darah) rentan menjangkiti wanita usia subur (WUS). Di Sleman, 20 persen dari sekitar 11 ribu WUS pernah mengalami anemia. Untuk itu, perlu ada pencegahan sejak dini.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Mafilindati Nuraini, anemia bisa terjadi akibat pola makan yang tidak teratur. Gejalanya bisa muncul karena orang melakukan diet berlebihan. Dampak paling berbahaya jika anemia dialami oleh ibu hamil. Selain mudah lelah, anemia bisa berpengaruh negatif pada janin. Berat lahir bayi bisa di bawah standar  2,5 kilogram.

’’Bisa juga mengakibatkan abortus dan perdarahan saat persalinan,” terang Mafilindati usai acara pemberian bantuan alat kesehatan dan pemeriksaan kesehatan gratis oleh PT Merck Tbk di Puskesmas Cangkringan kemarin (13/1).

Karena itu, anemia perlu mendapat perhatian serius sejak anak usia dini. Upaya itulah yang digalakkan PT Merck Tbk melalui gerakan konsumsi suplemen penambah darah berupa Sangobion.
Presdir PT Merc Tbk Markus Bamberger mengatakan, perusahaan yang dipimpinnya telah 40 tahun berkomitmen bekerja sama dengan pemerintah daerah di Indonesia untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.’’Itu sebagai salah satu bentuk tanggung jawab dan komitmen kami,” ujar pria asal Jerman itu.

Program pemeriksaan gratis kemarin sebagai tindak lanjut kegiatan edukasi bagi para bidan di Jogjakarta beberapa waktu lalu. Pemeriksaan kesehatan gratis rencananya digelar rutin tiap tiga bulan sekali di seluruh puskesmas di Sleman hingga pengujung 2012. Kemarin, pemeriksaan kesehatan diberikan untuk balita di kawasan Cangkringan. Yakni dengan pemberian Sangobion.
Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu menyambut positif komitmen perusahaan multinasional itu. Termasuk pemberian alat kesehatan di wilayah bencana. Sebab, pascaerupsi banyak alat kesehatan di puskesmas-puskesmas Sleman yang rusak.’’Masih banyak alat kesehatan yang perlu diperbaharui,” ujarnya.

Kelengkapan alat kesehatan itu untuk pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. ’’Semoga warga Sleman semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan jangan sampai terkena anemia,” kata Yuni.

Dalam kesempatan itu Wabup menerima secara simbolis bantuan berupa mikroskop dari Markus Bamberger. Total ada 20 item alat kesehatan yang diserahkan. Di antaranya pengukur kolesterol, pemasang IUD KB, dan alat bedah minor. Alat-alat kesehatan senilai lebih Rp 100 juta itu untuk Puskesmas Kecamatan Turi, Cangkringan, dan Pakem.

sumder: http://www.radarjogja.co.id/berita/utama/23311-mencegah-kurang-darah-sejak-dini.html

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 15/01/2012 in kesehatan

 

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: